aku menatap langit-langit kamarku, tidak begitu kucermati, tapi aku bisa melihat beberapa sarang laba-laba yang pasti akan membuat ibuku ngomel-ngomel kalau tau. tapi toh aku ngekos, dan ibuku tidak akan sempat berkunjung ke sini,lalu apa lagi yang harus aku pikirkan?
banyak. sangat banyak, menambahnya dengan masalah sarang laba-laba yang mengganggu mataku hanya menambah takaran racun dalam otakku saja, toh aku tidak akan menggerakkan kakiku seinchipun untuk melakukan apapun, termasuk membersihkan sarang laba-laba. ah,, tidak… aku sangat lelah.
padahal tadi malam aku bertekad bahwa ini adalah terakhir kali aku meratapi semuanya. aku bertekad bahwa besok pagi akan menjadi hari yang luar biasa membahagiakan untukku. walaupun aku harus berpura-pura untuk itu. ini merupakan simulasi yang bagus kan? sekarang aku sadar bahwa kerja otak, hati dan tubuh bisa jadi tidak sinkron, (more…)
