reaksi kehidupan diodinta

tempatku menulis reaksiku terhadap kehidupan

grey’s anatomy February 24, 2009

Filed under: opinion — diodinta @ 2:22 pm

yuhu, seperti yang telah saya bilang dipostingan sebelumnya bahwa saya menonton film serial barat yang judulnya grey’s anatomy. sampai saat ini dari 5 season yang sudah tersedia DVD bajakannya saya sudah sampai season 2 akhir. tapi sudah tak sabar pengen ngereview πŸ˜† habis gag ada kerjaan jadinya akhir2 ini aku sering posting (adakah dari kalian yang menyadarinya??)

jika hanya boleh berkomentar satu kata, mungkin komentar dariku adalah : “Brilian”

serius nih film keren banget. keren keren banget. (lebay mode on) tapi emang keren kok. silahkan lihat sendiri dan rasakan sensasinya πŸ˜†

film ini bercerita tentang kehidupan oang orang di rumah sakit- dan juga kehidupan mereka di luar rumah sakit. tapi lebih banyak kehidupan di rumah sakit sih.

awal cerita dimulai dengan masuknya para intern (kalo anggapanku sih semacam koas , calon dokter gitu) ke sebuah rumah sakit. dimulailah pertarungan mereka dengan orang-orang sakit.

kalo aku bilang cuman gitu, keknya mbosenin ya. (more…)

Advertisements
 

mencari jati diri :lol: February 22, 2009

Filed under: geje — diodinta @ 1:30 pm
Tags: , , , , ,

coba baca postingan pertama saya diblog ini tentang penyinggungan arti nama saya. nah, dalam masa kurang kerjaan ini, saya mencoba lagi mencari arti nama saya. tapi entah kenapa sepertinya saya ingat pernah tanya arti nama saya-dulu sekali- dan dijawab kalo dio itu artinya suci (silahkan bagi kalian yang pengen muntah).

nah demi membuktikan ingatan saya yang agak parah ini, saya mengecek ke mbah google, dan tebak, sampai saya menuliskan ini, saya tidak menemukan artinya πŸ˜† banyak sih, tapi keknya bukan arti sebuah nama. ga mungkin lah ya saya dikasih nama terinspirasi dari peralatan elektronika dioda. tapi dio punya banyak arti kalo itu merupakan akronim.Β  eh, tapi ada satu yang aku suka. dio itu nama sebuah desaΒ  kecil di southern sweden yang populasinya tahun 2005 gag lebih dari 1000 orang. saya jadi membayangkan daerah yang indah, asri, ayem tentrem, aman, dan menyenangkan ( persis banget kan kek aku πŸ˜† )

ah… jadi penasaran… ada yang tau? aku tidak menemukan arti dinta ataupun dafrista. menyedihkan….

tapi saya cari2, ada lagu judulnya dio πŸ˜†

Tenacious D – The Mob Rules > Dio
Found at bee mp3 search engine

(more…)

 

review : desperate housewife February 20, 2009

Filed under: opinion — diodinta @ 12:48 am

seperti biasa, liburan yang membingungkan ini aku menghabiskan waktu luangku dengan menonton film serial. kali ini pilihanku jatuh pada desperate housewife….

dulu aku ingat banget waktu sma bela-belain nonton filmnya di indosiar jam 11 malam (waktu itu aku masih gadis baik-baik yang biasanya jam 9 dah molor πŸ˜€ ) masih season 1 waktu itu, sekarang aku lihat koleksi DVD bajakannya kakakku dah sampe season 5. tak masalah bagiku nonton puluhan episode, wong aku liburan kemaren nonton F.R.I.E.N.D.S ada 10 season kok πŸ˜†

ceritanya antara simpel dan gak simpel. romantis… mengharukan… menegangkan… lucu… wah, komplit banget deh. semuanya terjadi di satu jalan di wilayah suburban yang namanya wisteria lane.

awalnya ceritanya tentang ibu-ibu rumah tangga yang bener2 desperate dengan masalah mereka masing-masing. ada yang desperate habis divorce, ada yang desperate karena kelakuan anak2 mereka yang brutal, ada yang desperate karena suaminya minta cerai, macam2 lah. plus ada bumbu-bumbu kriminalistas dan trik trik nakal yang biasa mereka lakukan dalam hidup.

aku rekomendasikan buat mereka yang mau married πŸ˜† gag juga, buat semuanya bagus kok, buat hiburan ini. (more…)

 

saya hamil pak February 18, 2009

Filed under: opinion — diodinta @ 2:52 am

pagi ini waktu saya naek kereta ekspress dari bogor ke jakarta, beruntung dapet tempat duduk, lalu duduklah saya. satu-dua stasiun berikutnya ada penumpang naek. aku memperhatikan dia berdiri, ak tau dia lagi hamil. bukan hamil besar sih, tapi dia hamil.

pikiran ini cuman kejadian sepersekian detik berjalan diotak saya.

haruskah saya berdiri dan memberikan tempat duduk saya?

kemudian ketika saya ingat tulisan di busway jakarta yang isinya kurang lebih kayak gini :

saya malu jika ada lansia, wanita dan wanita hamil berdiri

wanita hamil itu bilang ke bapak-bapak (40 tahunan) di sebelahku. “saya hamil pak” (more…)

 

sedih = kesal? February 17, 2009

Filed under: teori reaksi — diodinta @ 9:06 am

suatu hari, seorang temanku dengan mata sembabnya bertanya padaku : “kenapa ketika kita sedih kita harus menangis?”

aku jawab : “ga tau”

poinnya ketika aku menjawab hal itu adalah bukan karena tidak ingin memperparah tangisannya, tapi karena lebih tidak mengerti kenapa orang yang sedih itu harus menangis. sebenarnya kalo kembali lagi, aku malah tidak bisa mendefinisikan seperti apa rasa sedih itu. banyak yang sering melontarkan kata sedih. saking sedihnya sampai kau bisa menangis, begitu kalo aku baca novel-novel atau nonton sinetron. iyakah??

oh…. bukannya karena aku tidak pernah menangis. (more…)

 

mencoba hidup positif : my dream town February 5, 2009

Filed under: curhat — diodinta @ 3:06 pm

wuih, lama saya tidak menyentuh internet dengan benar. maklum, berada di kota asing membuat saya agak gerah kemana-mana dan akses internet di rumah baru sempat saya nikmatin sekarang. selama ini cuman sekedar onlen dan browsing sekenanya pake hape aja,sekedar untuk menenangkan diri sendiri bahwa saya masih terhubung dengan dunia luar,hahaha….
tebak berada di mana kah saya berada? πŸ˜† ga lucu ya sebenarnya, saya sedang berada di bogor. kemudian bertanya-tanyalah apa hubungannya antara saya di bogor dengan postingan saya kali ini. sangat besar hubungannya jika selama ini saya hidup di kota yang ayem tentrem kayak gombong dan jogja. jadi kalo di kota saya biasa tinggal, saya bisa dengan enak melenggang di jalanan, tidak disini. urgh, saya benci bogor dengan kemacetan, keruwetan, serta jalan jelek dan sempit yang dimilikinya.
kemudian kemaren saya ikut kakak saya mengunjungi jakarta, sekedar ingin melihat-lihat tempatnya bekerja. dari bogor saya berangkat jam 6 pagi. bangun jam lima lebih sedikit, mandi dengan air yang super dingin,dan melewati jalan yang anginnya semilir dingin sepoy-sepoy. jika dalam keadaan biasa, saya mungkin belum melepaskan selimut yang saya pakai T_T tapi hari itu saya sudah berjalan mengarungi waktu…
kemudian sampailah saya di statiun bogor, berlari kecil-kecil agar tidak ketinggalan kereta. kemudian baru sadarlah saya betapa banyak orang-orang yang berusaha keras mencari nafkah, sepagi ini sudah dalam penampilan siap tempur walau di dalam kereta ketiduran juga. terlintas di benak saya teman teman kuliah saya yang bahkan jam 10 belum bangun dari mimpi panjangnya. saya jadi ingat pula jam terbang mimpi saya selama ini. haha… jadi malu sendiri mengingatnya…
wah pokoknya pikiran saya waktu itu positif… terus dan saya merasa bahwa berpikiran positif itu menyenangkan. apalagi waktu saya sampai di statiun gambir (yang ukuranya agak bagus menurut saya, maklum ini pertama kali saya naek kereta setalah lebih dari 7 tahun) banyak orang lalu lalang gitu, persis seperti yang saya lihat di komik jepang atau film-film:D. membuat saya berfikir : inilah kehidupan sesungguhnya…. keadaan gerimis rintik-rintik sehingga saya merasakan jakarta yang tidak panas, dan saya cukup menyukainya kebetulan juga karena yang saya lewatin cuma daerah monas yang hijau dan cukup teratur pagi itu. baru kali ini saya melihat jakarta seperti ini (mungkin karena masih pagi kalee ya)..pokoknya my dream town banget lah.
seandainya keadaan ini berlangsung selamanya… aq pasti akan berpikir untuk hidup disini.
tapi begitu malam pulang, walau jalanan tidak panas (dah malem sih ya, apa karena pulangnya naek mobil? entahlah….) keadaan macet seperti jakarta sesungguhnya. saya jadi ilfeel. musnah sudah angan-angan dream town saya. haha… tapi seharian itu saya berfikir positif, dan itu berdampak pada positifnya pemikiran saya seharian itu. benar juga apa kata para motivator πŸ˜€ berharap pemikiran ini bertahan selamanya.