reaksi kehidupan diodinta

tempatku menulis reaksiku terhadap kehidupan

review : desperate housewife February 20, 2009

Filed under: opinion — diodinta @ 12:48 am

seperti biasa, liburan yang membingungkan ini aku menghabiskan waktu luangku dengan menonton film serial. kali ini pilihanku jatuh pada desperate housewife….

dulu aku ingat banget waktu sma bela-belain nonton filmnya di indosiar jam 11 malam (waktu itu aku masih gadis baik-baik yang biasanya jam 9 dah molor 😀 ) masih season 1 waktu itu, sekarang aku lihat koleksi DVD bajakannya kakakku dah sampe season 5. tak masalah bagiku nonton puluhan episode, wong aku liburan kemaren nonton F.R.I.E.N.D.S ada 10 season kok 😆

ceritanya antara simpel dan gak simpel. romantis… mengharukan… menegangkan… lucu… wah, komplit banget deh. semuanya terjadi di satu jalan di wilayah suburban yang namanya wisteria lane.

awalnya ceritanya tentang ibu-ibu rumah tangga yang bener2 desperate dengan masalah mereka masing-masing. ada yang desperate habis divorce, ada yang desperate karena kelakuan anak2 mereka yang brutal, ada yang desperate karena suaminya minta cerai, macam2 lah. plus ada bumbu-bumbu kriminalistas dan trik trik nakal yang biasa mereka lakukan dalam hidup.

aku rekomendasikan buat mereka yang mau married 😆 gag juga, buat semuanya bagus kok, buat hiburan ini.

gambar-gambar :

ini pemeran pemeran utama, ibu ibu rumah tangga yang desperate. apalagi di season pertama, hihihi… bener2 desperate ga nguati. dari kiri ke kanan : gabriel solis (eva longoria) diceritakan sebagai seorang istri yang kesepian. mantan model yang terpaksa tinggal di daerah suburban, dah gitu ditinggal kerja suaminya terus. jadinya dia terlibat affair membahayakan dengan tukang kebunnya yang masih remaja.  tapi di season2 akhir dia diceritakan jatuh miskin, tapi mencintai suaminy yang tidak kaya lagi 😀

kemudian susan meyer (Teri Hatcher), diceritakan pertama sebagai janda beranak satu yang ditinggal suaminya karena menemukan perempuan laen. yang diceritakan dari perempuan ini adalah bagaimana jatuh bangunnya dia mencari lelaki pendamping dan kadang2 repot juga tentang anak gadisnya yang mulai tumbuh dewasa.

bree van de kamp (marcia cross) diceritakn sebagai seorang ibu rumah tangga yang perfeksionist. dikenali dengan kerapihan, kebersihan dan kehebatannya dalam memasak. pertama diceritakan bagaimana dia menghadapi rumah tangganya yang diambang perceraian dan 2 anaknya yang bengal banget.

lynette scavo (felicity huffman) diceritakan sebagai ibu rumah tangga yang tadinya wanita karier yang kariernya diatas awan kemudian berhenti kerja demi mengurus 4 anaknya yang nakal-nakal (nakal khas anak kecil, bukannya nakal khas anaknya bree van de kamp). 4 anak balita dalam satu waktu,sampai-sampai dia ketagihan obat demi menjaga semangatnya menjaga anak. belum lagi suaminya yang merasa selalu dibawahnya dalam hal karir. hehe…

ini tokoh favoritku. andrew van de kamp (shawn ). anaknya bree. di season awal dia nakal banget, kalo gag bisa dibilang jahat. dikirim 2 kali ke kamp khusus anak2 nakal ma ibunya, yang bikin dia tambah sebal ma ibunya. sampai akhirnya ibunya gag tahan lagi dan membuangnya ke jalan.

tapi pada akhirnya dia tobat dan menjadi anak baik. bekerja, dan punya apartemen sendiri. tapi kenyataan bahwa dia gay tetap aja bikin ibunya senyum tak rela waktu dia memutuskan untuk menikah dengan seorang pria 😆

ini tadinya tokoh favoritku. mike delfino (james denton). diawal cerita dia diceritakan sebagai pendatang baru di daerah suburban yang mencurigakan. akhirnya diketahui bahwa dia mencari jejak kekasihnya yang hilang (yang ternyata sudah dibunuh salah satu penghuni jalan itu).

tapi akhirnya dendam itu hilang dan kemudian fokus ceritanya menuju ke kisah percintaannya dengan susan meyer. mereka sempat menikah tapi bercerai lagi.

kenapa tadinya ini tokoh favoritku? karena aku belum menyadari kalo andrew van de kamp bakal jadi sekeren itu begitu usianya bertambah 😆 dulu dia masih terlalu imut….

begitulah.. sekian review film serial yang saya tonton kali ini. saya sedang lanjut nonton grey’s anatomy yang sekarang dah 5 season juga. mungkin kalo dah selese nonton saya review lagi….

peace….

Advertisements
 

6 Responses to “review : desperate housewife”

  1. gah, gw yang punya queer as a folk lengkap aja blon kelar2 nontonnya >.<

    grey’s anatomy yakk… gw demen tuh ahakahaka… apalagi setelah tau yang jadi dokter O Malley itu aslinya gay dan pacarnya ngeguanteng abis 😆

  2. ziezahworld Says:

    hwe he he….klo saya liburan nonton gokusen, hanakimi sp, proposal daisuken sp, dan ocean 11,12,13(menikmati gantenge clooney)……hwe he he…..
    love in the time of cholera, bride wars, twilight….pokoke segala film lah…secara saya ndak ada film menarik…dan gak pengen seri berbanyak-banyak sampe session sekian…

    to sheila:emang sheila banget tu yaks…

  3. film lagi?
    hahaha terlalu banyak film yg aku tonton liburan lalu 🙂

  4. mbak maya Says:

    It’s a nice blog. Salam kenal ya….

  5. […] 24, 2009 Filed under: opinion — diodinta @ 2:22 pm yuhu, seperti yang telah saya bilang dipostingan sebelumnya bahwa saya menonton film serial barat yang judulnya grey’s anatomy. sampai saat ini dari 5 […]

  6. Jack Says:

    Mula2 aku nga ska ama deperate housewives, tp, masuk season 6 makin seru, jd penasaran akhirnya gimana ya?. Siapa yg dinikahi mike?. Grey’s antaomy keren abis, smua dokter pny krkter msng2, yg plng aku ska karakternya Justin Chambers, krna orngny ska mrah, agak playboy, gayanya cool, dan akhrnya dia bisa mengntrol emosinya, pnya 1 pcr, dan bersikap lbh dewasa.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s