reaksi kehidupan diodinta

tempatku menulis reaksiku terhadap kehidupan

pengalaman berharga March 24, 2010

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 7:12 am
Tags: , ,

kemaren ada yang menyinggung tentang ngeblog, dan saya yang tidak pernah ngeblog lagi, hehe.. setelah saya pikir-pikir. betul juga. banyak draft di blogku yang tidak pernah terpublish karena mood menulis yang sedang naik turun,, sama parahnya dengan mood ngerjain Tugas Akhir yang naik terus terjun payung..

ini adalah salah satu draft yang tersimpan di blog saya, dan sepertinya tertulis juga di diary saya, hehehe

3 minggu yang lalu saya dan salah satu teman saya terserempet mobil dalam perjalanan kembali ke yogyakarta tercinta. kita berdua berboncengan naik motor. jujur saya tidak begitu tau seperti apa kejadian persisnya karena waktu itu saya sedang melamunkan sesuatu hal. dalam waktu sepersekian detik saya dikagetkan oleh suara spion motor teman saya yang pecah lalu kaki saya yang sakit banget karena terserempet mobil bego tidak bertanggung jawab itu.

tanpa sempat ba bi bu, saya menjerit dan merengek (dalam bahasa ngapak) “RAS!!! Sikilku lara banget!!”

kakiku emang sakit beneran. sakit banget…

lalu diapun menepikan motor di tempat yang pewe.. kita berdua yang kepincangan turun dari motor dan duduk selonjor dipinggir jalan. Laras mengecek keadaan kakiku, lalu mengecek keadaan kakinya yang ternyata berdarah-darah karena dia saat itu pake sendal, bukan sepatu.

pikiranku melayang saat awal perjalanan kami yang kehujanan dan saat itu aku menyesal kenapa harus pake sepatu. Tuhan memang Maha Baik,,

ya begitulah, kita skip perjalan penuh lara kami dari purworjo sampai ke Yogyakarta. Sampai di Yogyakarta, laras harus mengantarkan aku kerumah dulu. dan tebak saudara-saudara… kami ketilang karena menerobos lampu merah…

pikiranku waktu muka innocent pak polisi menyuruh kami minggir : WHAT THE …… BAGOOOOSSSSS. udah bete berat aku waktu itu…

walau pada akhirnya pak polisi berbaik hati melepaskan kami yang baru saja celaka ini..

ya begitulah, sampai rumah, aku jalan terpincang-pincang. dan malam harinya aku bahkan tidak bisa menggeser kakiku ketika tidur.. udah parno aja gitu bawaannya. jangan2 kakiku kenapa-kenapa lagi. air mataku sampai menetes ketika harus memaksa kakiku bergeser ketika mengambil hape yang letaknya di ujung tempat tidur (tempat tidurku ukuran double)..

keesokan harinya periksa ke dokter dalam keadaan engklek.. 2hari masih engklek.. 2 minggu lebih masih terpincang2, dan kini jalan 3 minggu, udah 2x urut masih pincang juga, walau dah mendingan sih, hehehe..

yah begitulah, aku masih bersyukur karena keadaan bisa jauh lebih buruk dari ini. Tapi Tuhan masih memberikanku waktu untuk merenung dan bertobat,,, merenung betapa sulitnya hanya memilki satu kaki yang berguna, merenung banyak hal pokoknya…

Thanks god…………………………………..

Advertisements
 

One Response to “pengalaman berharga”

  1. ilham Says:

    mantab… pertamax nie….

    oh, jadi gitu ceritanya….

    dibalik luka kaki iis..

    sip sip… semoga cepat sembuh…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s