reaksi kehidupan diodinta

tempatku menulis reaksiku terhadap kehidupan

lah, ntar kalo saya married gimana? July 23, 2010

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 3:37 am

ceritanya di suatu siang yang panas, saya baru saja kembali dari kampus.  langsung kangen tuh ma laptop tercinta, nyalain laptop, colokin modem, konekin, bukan Yahoo messanger, buka facebook,

BUZZ!!!

kemudian tuing.. munculah invitation masuk ke room oleh mbakku. setelah ku konfirm, disana telah lengkap 4 bersaudara yang dipisahkan oleh jarak. ternyata mereka sedang melakukan rapat keluarga.

intinya adalah bahwa mereka berpendapat bahwa alangkah baiknya jika orang tua pindah ke Bogor, berhubung mereka tinggal berdua, dan tidak ada yang menjaga. ketika awal mereka bilang bahwa rumah di Gombong dijual untuk membeli rumah bareng mbakku di Bogor, aku mikir. “yo, gag masalah lah, manut, asal mami setuju, saya sih setuju2 aja”

kemudian ada masalah jaringan yang kayak lagunya BBB – putus nyambung putus nyambung putus nyambung.. ditambah lagi tiba-tiba komunikasi tidak berjalan dua arah. jadi misal kakak pertamaku tidak bisa melihatku dan kakak ketiga, kakak keduaku bisa melihat semuanya, kakak ketiga tidak bisa melihat aku dan kakak pertama, sedangnkan aku juga tidak bisa melihat kakak ketiga. jadi kakak ketiga kadang2 harus mengulang “iis bilang….” “ita bilang…”  frustasi dengan keadaan jaringan seperti ini, tiba-tiba muncul dalam pikiranku, dan langsung kuketik di room tersebut.

“lah, ntar kalo saya married gimana??”

(more…)

Advertisements
 

Alasan Untuk Berjalan July 19, 2010

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 3:09 am

beberapa hari kemaren aku secara tidak sengaja mengikuti rekruitmen sebuah perusahaan ternama di kampusku. kalo diingat-ingat konyol juga sih, jadi waktu itu aku di-add oleh facebook recruitmen itu, dan berhubung banyak mutual friendnya, aku confirm aja. waktu sedang onlen mengerjai bang sukrip, aku melihat ada post quis dari facebook itu. iseng-iseng berhadiah, aku googling jawabannya, dan ketemu. aku jawab quisnya,,,

beberapa hari setelah itu aku mendapatkan kabar bahwa aku memenangkan hadiah dan bisa diambil pada saat acara di kampus. well, bahkan saat itu aku gag tau ada acara apa (soalnya beberapa hari sebelumnya aku mudik seminggu dan jadi tidak terkoneksi). tapi beberapa hari kemudian, waktu kumpul ma temen-temen, ada yang bilang bahwa quota seminarnya dah penuh, wah, jadi bingung lah aku. jarang-jarang kan aku dapet hadiah, hahahahaha, masa gara2 gag ikut acaranya aku merelakan hadiahku,,, gag oke banget kan kedengarannya…

jadi nekadlah aku datang ke acaranya, tanpa ba bi bu dan tanpa tau malu, aku langsung nanyain hadiahku,, ditanya, mau ikut seminar gag. bingung juga kan aku, emang masih bisa?? sebenernya waktu itu mau ada acara jalan2 ke pantai ma temen2, aku mikir pantai – seminar – kesenangan – pengetahuan, akhirnya aku ikut seminar juga.

Aku mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman dalam seminar ini. Pengalaman disini adalah pengalaman orang lain, dan pengalaman aku sendiri mendengarkan pengalaman itu. kalo aku bilang sih yang ngisi seminar ini orang sukses dengan kepribadian kuat.  the question becomes, can i? karena pelajaran hanya akan menjadi sebuah teori berkelanjutan tanpa adanya praktikum. dan seharusnya nilai praktikum itu lebih tinggi dari nilai teori, walau bobotnya cuman 1 sks (hiahahhaa,, ngomong opo e aku) (more…)