reaksi kehidupan diodinta

tempatku menulis reaksiku terhadap kehidupan

LADDA LAND… Part 2 (Review) June 23, 2011

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 10:26 am

bagi gw, pengalaman gw pertama kali nonton di blitz central park hampir sama menariknya dengan pengalaman gw nonton ladda land itu sendiri. walau gw pengen review tentang ladda land ini lebih panjang daripada review gw tentang pengalaman gw ke blitz, tapi gw dah gag bisa basa-basi lagi. jadi… Go Go Go Go!!!

hm.. rating dari gw sing 7.4/10 kali ye. gw belum pernah ngasih rating film sebelumnya, kekekekeke….

penilaian dari segi pengambilan gambar cukup oke. efek2 serem, efek2 dramatis, terlihat jelas cuman dari pengambilan gambar dan timing percepat-lambatnya.

efek sound, dah ok juga. acting pemainnya walaupun gw gag pernah sreg sama cara ngomong orang thailand (astaga, rasis banget gw), tapi berhubung actingnya oke banget, termasuk anak kecilnya, jadi gw maafkan lah.. maafkan? emang gw siapa??!! kekekekekek

hm… sekarang dari segi cerita. menurut gw, film horor itu gag perlu mempertimbangkan segi cerita. asal berkesinambungan dan gag terlalu aneh, gw masih bisa mengikuti tanpa mengerutkan dahi. film horor itu yang penting adalah efek ngagetinnya. make up hantunyapun gag serem gag masalah, asal bener2 ngagetin… (gw jadi inget gimana salutnya gw nonton the others ataupun 4bhia yang hantunya gag nyeremin, tapi efeknya itu loh~~~~~~ gag nguatin)

baiklah. segi cerita…. ceritanya dimulai dengan kebahagiaan seorang lelaki- seorang ayah – seorang kepala rumah tangga – yang berhasil membeli sebuah rumah untuk keluarga yang sangat disayanginya. sebenernya sedih sih ceritanya – i mean- gag pake ada hantu pun ceritanya bagus. berhubung laki-laki ini (maaf gag pake nama, soalnya dah lupa namanya) memiliki latar belakang (mungkin pendidikan, mungkin apa) yang membuat dia tidak memiliki penghasilan yang bagus untuk menghidupi keluarganya (menurut pandangan mertua dan saya sendiri). so you can imagine how happy he was when he prepare the house for his family. it’s touching, actually.

oh,,, sebelum lupa. nama perumahannya ladda land.perumahannya bagus. pemandangannya, suasananya. yah, terutama bagi mereka yang biasa tinggal di bangkok.

kemudian mulai pindahlah mereka kesana. istri dan dua anaknya. yang satu cewek dan SMP-atau SMA gt, namanya NAN. yang satu cowok TK atau SD kali ya, namanya NAT. dan istrinya namanya PARN. PARN tadinya bekerja di bangkok, sebelum akhirnya pindah ke ladda land dan bersedia jadi ibu rumah tangga yang baik bagi keluarganya. NAN tadinya tinggal sama neneknya (ibunya PARN, yang sebel banget sama menantunya karena dianggap tidak becus menjadi kepala rumah tangga) karena, mungkin, tadinya mereka tidak sanggup membesarkannya sendiri di bangkok, entah karena kontrakannya kurang luas atau gimana. jadi u can imagine how teenager like her act when everything goes upside down. she has to move from bangkok, leave her friends, leave her comfort life with her grandmother.

kekacauan dimulai ketika ada perampokan yang menimbulkan korban. korbannya pembantu rumah tangga yang emang njagain rumah majikannya, so she’s alone. dipukulin pake kayu hingga wajahnya hancur, dan disimpan (disembunyikan maksud saya) di kulkas dan baru ditemukan beberapa hari kemudian (a week kayaknya). padahal laki2 itu lihat cewek yang meninggal itu sehari sebelumny alagi nyiramin taneman.

nah~~~~~~ mulailah hantu yang kesepian itu mulai jalan2. saksinya banyak, jadi sudah mulai banyak yang pindah dari perumahan itu. nah – as expected – NAN, yang bandel dan sering pulang malam, dan teman2nya sok2an masuk ke rumah tempat cewek itu dibunuh. di takutin lah dia disana. dan ketika pulang – dia, yang pulang malam, tambah membuat murka bapaknya dengan bilang bahwa dia lihat hantu. yah, pokoknya keadaanpun mulai upside down. si bapak stress karena MLMnya menipunya. mertuanya nyindir terus, anak ceweknya gag respek ma dia. ditambah kemudian tetangganya mati semua. jadi hantu semua pulak.

PARN mulai ngerengek minta pindah. she’s also feel, (and actually, hearing) something wrong. diapun mulai stress karena suaminya gag mau pindah (ya iyalah lah. i understand how he felt. rumah itu satu2nya kebanggaan yang dia punya). anaknya mengaku main2 sama anak tetangga (yang udah mati). soooooo~~~~~~~ i’ll just keep the end for my self, so u can actually watch it by ur self.

comment : sebenernya gw lebih suka ini dijadiin 2 film, kekekekeke… film drama dan film horor. soalnya ada 2 jenis hantu dari 2 kematian dari waktu yang berbeda di tempat yang sama dan menghantui orang yang sama yang tidak ada hubungannya sama kematian mereka, doesnt make sense to me. maksudku, hantuya satu aja cukup gt loh. kenapa harus massal, dan ini bikin hantu yang pertama gag eksis lagi habis hantu tetangga mereka muncul. kasihan… udah jadi hantu pun masih tetap kalah pamor, kekekekekeke….

tapi, just like i said before, cerita itu bukan masalah dalam film horor. jadi kalo menilai efek mengejutkan dalam film ini. bolehlah buat isi waktu dan sport jantung. tapi jujur, gw lebih suka 4bia 🙂

 

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s