reaksi kehidupan diodinta

tempatku menulis reaksiku terhadap kehidupan

Serdadu Kumbang June 28, 2011

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 9:29 am

Hari minggu kemaren, aku dan teman2 satu kampus (dulu satu kampus) berkumpul di jakarta. walau dari sekian banyak orang yang ada di jakarta, cuman 4 orang yang bisa datang, ya sudahlah…  kami kumpul di plaza semanggi, nemenin 2 temenku makan di d’cost, terus memutuskan buat nonton. kemudian diputuskan buat nonton serdadu kumbang di Hollywood XXI. selama ini aku tipe orang yang males banget nonton film indonesia di bioskop, apalagi pas weekend. tapi gag pa2 lah. baru gajian ini. kekekekeke…. dari plaza semanggi naek taksi ke XXI karena memburu waktu tayang (padahal deket banget, kekekekekeke)

oke langsung lanjut ke review film serdadu kumbang. sebenernya ini tipe film yang lumayan bagus buat standar film indonesia. at least masih layak tonton dan ceritanya pun ada maknanya. kalau lebih jauh film ini menceriatakan tentang pendidikan indonesia di pedalaman. yang diceritakan dalam film serdadu kumbang ini adalah di daerah sumbawa.

ceritanya dimulai dari sebuah desa di kecil di daerah sumbawa. disana ada satu sekolah kecil. ya bisa dibayangkan seperti apa sekolah di daerah terpencil. muridnya sedikit, gurunya apalagi. tapi at least yang bikin kita masih bisa tersenyum adalah anak2nya yang ceria dan bersemangat.

pokoknya film ini menceritakan tentang semangat menjangkau cita-cita walaupun dengan keterbatasan yang ada. mungkin ini buat kritik pemerintah kali ya tentang pengadaan ujian nasional. emang ngaco banget nyamain kualitas pendidikan di kota dan di pedalaman. pada akhirnya mereka yang dipedalaman harus menelan pil pahit ketidakberdayaan mereka untuk memicu kelulusan. but they’re still our government honey…… kekekekekekeke

visualnya pun cukup menarik. pemandangannya bagus-bagus.  dan soundtractnya pun oke dan pas. ceritanya begitu dekat dengan kita. digarap dengan apik. kurang apa lagi coba, hayo???? kekeke

bicara soal acting, saya sebenernya agak salut sama pemeran2nya. apalagi anak2 kecilnya, karena ternyata mereka bukan artis. at least, pas adegan kematian dan pasca kematian salah satu pemeran saya sempat menitikkan air mata. cie ie lahhh….

walau sebenernya masih ada bagian yang ngeganggu saya menikmati film ini. yaitu apa yang dilakukan surya saputra di desa itu. dia fotografer? atau tourist? atau emang penduduk? yah, walaupun pada akhirnya dia punya peranan penting dalam membantu mengenalkan pemeran utama ke dokter buat ngoperasi bibir sumbingnya, tapi tetep aja -_____-

yah, overall, nilai film ini 7.2/10. very recommended buat rakyat indonesia!!! ntar malem saya mau nonton insidious.. kekekekekekeke…..

 

Advertisements
 

One Response to “Serdadu Kumbang”

  1. tika Says:

    siapa aj yg dteng neh???hehehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s