reaksi kehidupan diodinta

tempatku menulis reaksiku terhadap kehidupan

Great Place Called Bromo June 16, 2013

Filed under: traveling — diodinta @ 1:23 pm
Tags: , , ,

Film 5cm jelas membawa dampak besar bagi sebagian orang. Demam nya untuk bisa menaklukan sebuah gunung menjalar ke berbagai pihak. Aku, tentu saja adalah sebagian dari orang itu. Akan tetapi sudah sadar diri, bahwa badan yang sudah tambah tua dan jarang olah raga ini tidak akan bisa sampai ke puncak. Ditambah aku sudah pernah naik gunung merapi waktu zaman kuliah dulu  , jadi tau bagaiman berat, walau menyenangkannya, naik gunung itu.

Tapi demam untuk ke gunung tidak juga turun. Alhasil aku mengiyakan untuk pergi ke bromo. Gag masuk itungan gunung sih. Tapi kan pegunungan ya. Hawa dan aura yang didapat pasti tidak jauh beda. Kebetulan juga ada tiket promo, 440rb PP, aku berangkat ke bromo bulan april (eh, apa maret ya? lupa-lupa inget).

Sampai di surabaya, entah untung atau enggak, kita menyewa mobil untuk muter-muter surabaya. Untung karena saat itu surabaya sedang musim hujan. Enggak, karena total-totalan sewanya 750rb. Setengah hari doank! Sebagai backpacker tentu bukan pilihan yang bijak. Tapi what is done is done, so i move on… Dengan mobil itu kita ke pulau madura dan mencicipi bebek terkenal disana. Maknyus! tapi masih kalah sama Bebek Slamet.. kemudian malam hari kita berkumpul di meeting view dengan travel (?) yang akan mengantarkan kita ke bromo. Barengan dengan beberapa orang lainnya.

Perjalanan dari surabaya ke bromo tentu bukan perjalanan cepat. Tapi cukup bagi kita untuk beristirahat. Waktu sampai ke bromo, hati sudah excited ketika merasakan udara pegunungan yang dingin. Disana pun sudah cukup banyak orang yang datang untuk melihat sunrise. untung kita dapat posisi yang oke buat lihat sunrise. Alhamdulillah sunrisenya dapet.

Dengan travel(?) ini kita diantarkan kebeberapa spot wisata di gunung bromo. Mulai dari sunrise view, kawah, pasir berbisik, sampai ke padang teletubies. Semua spotnya amazing. Aku sempat melihat tornado (?) mini di hamparan padang pasir. And it’s amazing experience to me.

Setelah turun dari bromo, kita pergi ke tempat wisata selanjutnya, yaitu air terjun madakaripura (semoga gag salah spell). Dan ini adalah favorit aku di sepanjang perjalanan ini. Ngalahin bromo? Maybe.. I just love the feeling. Ketika aku melihat-lihat pemandangan menuju ke air terjunnya, aku benar-benar bisa merasakan hal-hal yang di deskripsikan dalam novel fantasi. Tumbuhannya, cipratan-cipratan airnya.  dan aku tidak akan terkejut jika makhluk-makhluk fantasi benar-benar muncul dari sana.

Setelah aku pikir-pikir lagi, mungkin imajinasiku sedang berada di puncaknya. Tapi, sampai sekarang pun aku tidak bisa melupakan perasaan takjub ku ketika mendekati air terjun ini. Track nya bukan perjalanan yang mudah, tapi, u know. I just love it. dan bahkan aku tidak menyesal sedikit pun ketika disuruh pulang, padahal belum sampai ke ujung. Karena di atas sedang hujan deras, dan takut akan ada sesuatu hal terjadi.

Amazing 🙂

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s