reaksi kehidupan diodinta

tempatku menulis reaksiku terhadap kehidupan

Mimpi yang Terwujud (2) July 15, 2014

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 7:39 pm

Tidak pernah aku merasa lebih depresi dari apa yang aku rasakan di awal tahun 2014. Saat itu, aku harus melepaskan hal yang paling aku cintai; pekerjaanku.  Ada rasa marah yang tidak tau harus dilepaskan kepada siapa, ada rasa sepi ketika harus memulai dari awal di lingkungan yang baru. Awal tahun seharusnya tempat berkumpulnya semangat-semangat yang masih segar. Seharusnya di saat ini, muncul rencana-rencana baru yang membahagiakan. Tapi, menurut anggapanku, saat itu, yang terjadi, justru sebaliknya. Aku merasa kehidupanku mundur beberapa langkah, dan ketika hal ini terjadi lah, yang menyebabkan aku semakin depresi.

Mungkin merasa depresi adalah kebiasaan jelekku. Ha ha ha

Kemudian setelah berjalannya waktu, aku menyadari banyak hal. Ada banyak hikmah yang bisa aku ambil. Tahun ini, tanpa disadari sudah berjalan hampir separo, tanpa disadari, and with no sad-ending drama.

  • Kamu tetap akan meragukan diri kamu sendiri sebelum kamu menjalani apa yang kamu khawatikan, dan bisa melewatinya.

Ketika akhirnya aku merelakan pekerjaan yang sangat aku sukai, aku berpikir keras. Khawatir, lebih tepatnya. Apakah aku akan bisa menyukai pekerjaan aku seperti aku menyukai pekerjaan ini ? Apakah aku bisa menikmatinya ?

Setidaknya keraguan tersebut akan terjawab setelah kita benar-benar menjalaninya. Sebagai orang yang belum pernah menjalani hubungan serius dengan orang lain (baca : pacaran), aku berpikir, mungkin inilah yang menyebabkan beberapa orang yang aku kenal rela tetap bersama kekasihnya walaupun, dia sendiripun tau bahwa, hal tersebut tidak baik untuknya. Sama halnya seperti hubungan aku dan pekerjaan aku sebelumnya. I loved my job. I tried harder to do well in my work, to make them love me back.  But they just didn’t. I lost my confident every single day, thinking that there was something wrong with me. I was pretty glad that everyone agree that it was not on me. They are simply an asshole. So i move on..

People really need to move on.

Kemungkinan besar, jika kamu benar-benar ingin dan berusaha untuk mewujudkan perubahan ini, kamu akan berhasil. Jika memang tidak berhasil, it’s what you called bad luck. Bukankah hatimu akan merasa ikhlas, setidaknya, karena kamu sudah berusaha?

  • Dream comes true. Really..

Yeay, really…

Aku bukan tipe orang yang suka berdoa meminta sesuatu kepada Tuhan. Karena aku tau, tanpa aku meminta pun, Tuhan akan memberikan yang terbaik. Dan karena aku termasuk orang yang simple minded- gag macem-macem, apa yang aku inginkan juga bukan hal besar menurut orang lain, tapi aku tau itu akan membuat aku merasa bangga dan bahagia. Jika boleh jujur pun, aku menyimpan dalam-dalam keinginan untuk menginginkan sesuatu karena aku benci diriku sendiri ketika merasa kecewa ketika tidak mendapatkan apa yang aku harapkan..  ha ha ha…

anyway, akhir-akhir ini bertubi-tubi apa yang aku inginkan terkabul.

Saya ingat di tahun 2011, dengan isengnya saya menulis blog tentang orang-orang yang ingin saya temui.  Keinginan itu sama dengan mimpi. So, the younger me dream about meeting someone i really like. Yes, they are celebrity, but that doesn’t make it less important dream kan ? (more…)

 

Mimpi yang Terwujud July 14, 2014

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 5:29 am

Aku tumbuh di desa kecil di salah satu pulau jawa, yang bahkan kurikulum pelajaran komputer, yang mengenalkan aku pada internet, baru aku temui ketika aku duduk di bangku SMA. Saat itu, luasnya dunia hanya aku pelajari di mata pelajaran geografi. Tidak ada ketertarikan apa pun untuk tau lebih lanjut karena apa yang aku miliki di tempat aku tinggal sudah membuatku cukup puas. Aku suka naik ke pegunungan yang terhampar di belakang desa, yang dari sana, aku bisa melihat keseluruhan kotaku, termasuk cantiknya permukaan waduk yang memantulkan cahaya seperti cermin. Saat mataku memandang segalanya dalam perspektif yang lebih luas, aku merasa gagah dan tak terkalahkan. Sejuk angin pegunungan tidak pernah gagal membuatku merasa tenang dan damai. Aku juga suka, bersama teman-teman, menyusuri barisan pantai selatan jawa. Yang walaupun tak seindah dan sebersih pantai berpasir putih di tempat lain, suara ombak dan angin yang menampar wajah tidak pernah berhenti membuatku senang.

Begitulah, kesenanganku pada alam tidak pernah membuatku bosan.

Tidak pernah terpikirkan olehku bahwa bersusah payah melintasi daratan ratusan mil jauhnya akan memberikan kesan yang berbeda. Saat itu bahkan aku tidak berani memperkiraan biaya yang harus aku keluarkan untuk pergi ke tempat yang, katanya, jauh lebih cantik. Karena itulah, ketika Air Asia, yang iklan promonya gila-gilaan di setiap stasiun televisi, menawarkan harga terbang yang sangat murah, membuatku ternganga; ‘Betapa beruntungnya orang-orang yang rumahnya dekat dengan bandara, bisa pergi ke tempat yang jauh dengan harga semurah itu’. Kebetulan saat itu aku mulai mengenal internet dan dapat melihat bagaimana indahnya daerah-daerah nan jauh disana.

Muncul keinginan yang tidak bisa aku kendalikan lagi : naik pesawat dan melihat keindahan alam di tempat lain.

Walaupun murah, kondisi perekonomian aku saat itu (atau mungkin saat ini juga, haha), tetap tidak memungkinkan bagiku langsung mencobanya. Penerbangannya mungkin murah, tapi akomodasi selama di tempat tujuan tetap harus diperhitungkan. Alhasil aku, yang saat itu masih sangat muda, yang masih nodong uang jajan buat hidup, mulai bertekad untuk menabung dan mengkhususkan sebagian uang yang aku miliki untuk berkunjung kedaerah lain. Aku punya mimpi yang sangat ingin aku wujudkan; Naik pesawat, berlibur ke pantai pasir putih dan airnya sebiru langit. Alasannya simple; karena tidak ada pantai pasir putih di tempat aku tumbuh besar.

Aku menabung, sembari mengamati bagaimana ilmu ekonomi mulai berpraktek. Dan benar saja, Air Asia, sebagai pelopor penerbangan low-budget di Indonesia mulai membuat banyak penerbangan mempromosikan low-budget flight mereka pula. Semua daerah mulai terasa semakin dekat dan memanggil-manggil. Rakyat jelata seperti aku lah yang merasakan nikmatnya. Berkat harga yang semakin masuk akal tersebut, aku bisa terbang ke Padang, kota kelahiran aku yang sudah sangat lama tidak aku kunjungi. Pengalaman pertama kali naik pesawat dengan biaya murah, melihat bagaimana awan-awan tampak seperti daratan di bawah.

Berpikir dengan tidak logisnya ‘mungkin aku bisa menyentuhnya, mungkin aku bisa bermain di atasnya’ .

Hatiku berdebar ketika menyadari betapa luasnya dunia, yang bahkan dari ketinggian tersebut daratan tampak tidak memiliki ujung. Ya, aku tau dunia itu luas, dan bulat. Akan tetapi, kenyataan ini baru menohok setelah aku melihat bumi dari atas.

Bumi yang aku lihat dari dalam pesawat, terlalu indah. (more…)

 

Review Film : Sector 7 (K-Movie) November 15, 2011

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 6:08 am

Pemain : Ha jiwon (yang main secret garden, What Happen in Bali, Sex is Zero), Oh Ji Ho (yang main di Chuno)

Film ini dah masuk indonesia belum ya? soalnya waktu nonton Ra One di blitz grand indonesia, film ini masih coming soon. Tapi untungnya sudah ada DVD bajakan yang surprisingly gambar dan terjemahannya dah bagus. pertimbangan pertama saya nonton film ini adalah ha jiwon (dia salah satu actress korea fav gw). kedua, film ini juga sukses di korea karena mengusung film 3D dan CG CG yang menarik (yah, walaupun di bandingin film hollywood masih agak kalah). jadi pengen nonton aja gimana hasilnya.

cerita dimulai dari sebuah pertambangan di tengah laut (tidak yakin apakah bisa disebut pertambangan karena mereka sendiri sedang dalam tahap berusaha mencari sumber minyak di sana. dimana semua pemeran utamanya berkumpul. Kehidupan mereka pertama mulai menjadi aneh ketika mereka menemukan binatang dasar laut yang cukup menarik (bersinar-sinar gitu). kemudian mulai terjadi kematian-kematian yang terjadi, pertama karena kecelakaan, kemudian pembunuhan. (more…)

 

Review : Ra-One November 8, 2011

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 6:26 am

wah, baru sempet nulis lagi, jadi walaupun reviewnya agak telat gag pa2. lagian suka-suka saya donk mau ngereview telat atau gag. blog, blog saya. yang nulis juga saya, yang capek saya. lagian juga blog kan gunanya kek diari gt, jadi pas lagi melow, saya kan bisa mbaca ulang diary saya dan inget kalo saya pernah ujan2 nan nonton Ra One di Blitzmegaplex Grand Indonesia (kok jadi sewot sih, kikikikikiki… maklum, lagi dapet. ups!)

 Saya bukan penggemar berat film bollywood, tapi saya dibesarkan oleh keluarga pecinta film bollywood, jadi at least saya bisa menikmati film sejenis ini. (karena banyak orang yang kukenal tidak menyukai film bollywood). Sama seperti penggemar film bollywood lainnya, saya menyukai lebay-lebaynya gaya orang sana. lagunya, tariannya, justru disinilah keistimewaan film bollywood.

Saya nonton film ini karena (terpaksa) menemani kakak perempuan saya menonton. dia lebih lama tinggal di jakarta daripada saya, tapi tetap saja katronya gag ilang2, jadi kemana2 harus ditemani. sejak denger di tivi bahwa RaOne , yang dibintangi aktor favoritnya : shah rukh khan, hampir tiap hari, pagi siang, sore, malam, sms dengan memelas : ayo lah is,,, kapan lagi saya nonton pacar saya di bioskop? (it is fact that my sister call shah rukh khan ‘ pacar saya’, kalo lagi sama anaknya bilang ‘ini pacar mama’. poor shah rukh khan)

berhubung urat baik hati saya masih bagus kondisinya, jadi saya mengiyakan, dan dengan baik hatinya mulai mencari-cari tau jam tayang sampe harga nontonnya. (more…)

 

Untung Sekarang ada internet, kalau dulu… November 2, 2011

Filed under: opinion,Uncategorized — diodinta @ 10:14 am
Tags:

Untung sekarang ada internet. Kalau dulu? Sekedar membayangkan kehidupan manusia sekarang tanpa internetpun agak sulit, terutama bagi saya yang sudah sangat terbiasa hidup di abad milenium.  Saya pribadi merasakan betapa internet memberikan kenikmatan hidup kepada saya yang tinggal sendirian di Bogor. Hidup sendiri, gag punya pacar, seharusnya lengkaplah sudah kesendirian dan kesedihan saya.  Tapi kesendirian ini tidak begitu saya rasakan, karena saya punya internet, tekhnologi yang cuma sedikit lebih primitif dibandingkan pintu kemana saja-nya Doraemon. Katakan kemana kau mau pergi, katakan apa yang kau butuhkan, internet akan membawamu kesana.

Tidak ada satu kasus khusus dimana saya bisa menceritakan kehebatan internet di kehidupan saya, karena, seriously, internet adalah teknologi cukup berjasa dalam kehidupan saya. Tidak cuman satu atau dua, tapi sudah tidak bisa saya hitung lagi. Terlalu banyak hal yang bisa diceritakan. Dulu, sebagai seorang mahasiswa ilmu komputer, saya selalu diharuskan untuk memperlajari sesuatu yang baru, yang bahkan gag bisa gw cari di toko buku. Dimana lagi saya bisa cari bahan selain di internet? Setelah itu gw pikir-pikir, internet adalah salah satu penyebab kenapa (more…)

 

city hunter (completed K-Drama) September 27, 2011

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 2:00 pm

bukan karena kesibukan yang luar biasa aku jadi jarang nonton akhir-akhir ini. tetapi memang kesenangan ku berubah. belakangan ini, aku lebih suka ngeliat variety show korea atau mendengarkan musik ketika membuka laptop. city hunter sudah kudownload lengkap bahkan jauh sebelum liburan lebaran datang. tapi, here i am. aku gag tau apa kesibukanku selama ini. time just passed by.

City Hunter. akhirnya saya berhasil menamatkan serial ini. ini adalah serial kedua yang kutamatkan setelah serial secret garden yang fenomenal (sebelumnya saya menonton greatest love, tapi so far belum ada yang berhasil mengalahkan secret garden,kekekeke)

List pemainnya bisa saya bilang cukup menarik, walaupun saya tidak begitu menyukai keduanya. Lee Min Hoo dan Park Min Young. Lee Min Ho, tidak usah ditanya lagi ketampanan dan keseksiannya. Serial2 dia yang sukses sebelumnya, Boys before flower dan personal taste, saya tidak pernah lihat sampe kelar. 1-2 episode langsung gag demen. Jadi boleh dibilang saya tidak pernah menikmati film dia sebelum ini. Park Min Young juga terkenal dengan serial dia sebelumna, S. Scandal, yang saya juga lihat 1-2 episode langsung gag demen. Jadi nasib mereka berdua sama. kekekeke (gaya banget saya)

tapi hal pertama yang bikin saya tertarik untuk melihat serial ini adalah ceritanya. City Hunter adalah komik jepang yang saya lumayan suka (walau setelah itu saya sadar ternyata dah difilmkan juga dengan bintang jacky chan).

Berhubung City Hunter adalah komik yang cukup lama, jadi yang bisa saya ingat hanyalah tokoh cowoknya yang mesum. dan jadi penasaran lee min hoo mesum bakal jadi kek apa 😀

tapi ternyata ceritanya jauh dari komiknya. dan ini membuat penggemar city hunter sedikit kecewa.kekekekeke

(more…)

 

Review : The Greatest Love (K-Serial) July 20, 2011

Filed under: Uncategorized — diodinta @ 8:21 am

Padahal gw pikir waktu gw buat santai-santai berkurang banyak karena sudah bekerja, tapi ternyata lumayan juga semenjak telah nge-kos di jakarta. at least bisa nonton 1-4 jam sehari. kekekekekeke….

setelah secret garden, saya hampir belum serius mengikuti serial apapun, karena menurut saya ceritanya belum mengena di hati, walaupun pasti saya tonton-toh udah terlanjur di download- tapi, entah kapan bisa menyempatkan waktu 😀 tapi serial ini berbeda. the greatest love – ceritanya hampir kek tipikal cerita cinderella yang gw benci. sebenernya banyak serial korea yang gw bener2 gag demen nontonnya – kek marry stay out all night, personal taste – karena kebanyakan ceritanya dongeng cinderella banget. karakter ceweknya bikin gw gag demen. tapi – walaupun menurut gw cerita disini juga cerita cinderella – dimana seorang cewek biasa2 aja disukai oleh pangeran tampan berkuda putih.

yang bikin pertama kali gw lihat serial ini adalah cha seung won. ya, sexy ahjussi ini bener2 memikat mata gw sejak dia nongol jadi guess di family outing. kemudian gw nonton ghost house – yang main dia juga – dan bener2 kagum ma aktingnya, yang bisa bener2 beda sama karakter dia sebenernya. kemudian lihat karakter ceweknya, bener2 bukan tipe ‘goddess’ kek actrees2 korea lain. mukanya bener2 biasa dibandingin actreess korea lainnya. awal2 gw agak mengerutkan dahi karena dia yang main.

tapi ternyata dia pas banget sama karakter yang dimainkannya. dan ceritanya juga bener-bener lucu tapi menyentuh.

bercerita tentang seorang mantan idol terkenal- yang dia tidak lagi menyandang nama idol karena scandal dan pecahnya grup dia. (more…)